Senin, 04 Oktober 2010

Puisi Kontemporer

CIRI-CIRI PUISI KONTEMPORER :

CIRI-CIRI PUISI KONTEMPORER

1.Unsur bunyi Dengan menggunakan rima dan repetisi

2. Tipografi Susunan baris atau bait puisi serta cara penulisan huruf

3. Enjabemen Pemotongan kalimat atau frasa pada akhir baris dan potongan lainnya diletakkan kembali pada baris berikutnya

4. Parodi atau unsur kelakar


1.. Mengidentifikasi Tema dan Ciri-ciri Puisi Kontemporer

Puisi kontemporer digolongkan ke dalam periode 70-an. Berikut ini tema yang dikemukakan dalam dekade ini. Coba Anda pahami!

a. tema protes yang ditujukan kepada kepincangan sosial dan dampak negatif dari industrialisasi

b. tema humanisme yang mengemukakan kesadaran bahwa manusia adalah subjek pembangunan dan bukan objek pembangunan.

c. tema yang mengungkapkan kehidupan batin yang religius dan cenderung kepada mistik

d. tema yang dilukiskan melalui alegor dan parabel

e. tema tentang perjuangan menegakkan hak-hak azasi manusia berupa perjuangan untuk kebebasan, persamaan hak, pemerataan, dan bebas dari cengkeraman dari teknologi modern.

f. tema kritik sosial terhadap tindakan sewenang-wenang dari mereka yang menyelewengkan kekuasaan dan jabatan.

Ciri-ciri puisi kontemporer, Anda perhatikan sebagai berikut!

a. puisi bergaya mantra dengan sarana kepuitisan berupa pengulangan kata, frasa, atau kalimat.

b. gaya bahasa paralelisme dikombinasi dengan gaya bahasa hiperbola dan enumerasi dipergunakan penyair untuk memperoleh efek pengucapan maksimal.

c. tipografi puisi dieksploitasi secara sugestif dan kata-kata nonsens dipergunakan dan diberi makna baru.

d. kata-kata dari bahasa daerah banyak dipergunakan untuk memberi efek kedaerahan dan efek ekspresif.

e. asosiasi bunyi banyak digunakan untuk memeroleh makna baru

f. banyak digunakan gaya penulisan prosais

g. banyak menggunakan kata-kata tabu

h. banyak ditulis puisi lugu untuk mengungkapkan gagasan secara polos.


------------------------------------------------------------------------------------
Hal-hal yang yang harus diperhatikan dalam memahami puisi kontemporer :

Hal-hal yang yang harus diperhatikan dalam memahami puisi kontemporer:

1. Tema

2. Ciri – ciri

3. Isi


Macam – macam Puisi Kontemporer :

Macam – macam Puisi Kontemporer Puisi Mantra Puisi Mbeling Puisi Konkret


Puisi Mantra :

Puisi Mantra Kata – kata yang digunakan berbentuk mantra


Contoh Puisi Mantra :

Contoh Puisi Mantra Hai Tok Mambang Putih, Tok Mambang Hitam, Yang diam di hutan dan matahari, Melimpahkan sekalian alam asalnya pawing, Menyampaikan sekalian hajatku, Melakukan kehendakku, Assalamualaikum !


Puisi Mbeling :

Puisi Mbeling puisi yang berisi kelakar, ejekan, kritik


Contoh Puisi Mbeling :

Contoh Puisi Mbeling SEBUAH PERINTAH Serbuuu………………….. Serbuuu………………….. Kota ini Dengan batu Sampai jadi debu Binasakan Semua Kecuali Mertuaku Yang dungu Dan lucu (Hardo Waluyo)


Puisi Konkret :

Puisi Konkret mementingkan bentuk garis / tipografi


Contoh Puisi Konkret :

Contoh Puisi Konkret Di Betul Kau pasti sedang menghitung berapa nasib lagi tinggal sebelum fajar terakhir kau tutup di kau maka ini lengkaplah sudah perhitungan di luar akal dan anggan-anggan di dalam hati kita tentang sesuatu yang tak bisa siapa pun menerangkan pada saat itu kau mungkin sedang di betulkan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar